Pages

Tampilkan postingan dengan label watanpone. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label watanpone. Tampilkan semua postingan

Senin, 17 November 2014

Dampak Negatif Rental PS Bagi Anak-anak

 
Anak-anak memang umumnya masih memiliki pikiran yang polos sehingga mudah untuk tergoda dengan hal-hal yang berbahaya bagi dirinya sendiri maupun orang lain. Sesuatu yang bagi mereka menyenangkan dan mengasyikkan bisa saja dapat memberi efek yang tidak baik bagi perkembangan fisik dan mental mereka.
Usaha persewaan video game alias rental ps / ps2 atau rental playstation awalnya lahir dari usaha ding dong (arcade) di waktu lampau. Seiring perkembangan zaman, maka mesin dingdong yang kalah pamor dengan mesin video game console rumahan. Dari sisi harga console game seperti sony playstation2, microsoft xbox 360, nintendo wii, dan lain sebagainya lebih murah dibandingkan dengan harga mesin arcade ding dong yang sangat mahal dan gamenya tidak mudah diubah-ubah sesuai keinginan kita.
Rental ps yang hanya memiliki orientasi mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya tanpa memikirkan dampaknya bagi konsumen atau pelanggan yang rata-rata anak-anak usia sekolah atau mahasiswa. Selama tidak ada komplain dari penyewa, maka mereka akan terus menjalankan bisnisnya.
Sebenarnya ada lagi bentuk bisnis yang mirip dengan rental ps, yaitu rental game online yang sekilas mirip seperti warnet namun menyediakan game yang terhubung dengan banyak pemain baik dalam suatu jaringan besar. Dari sisi konsumen utama game online biasanya bukan anak-anak kecil sehingga dampaknya tidak separah rental ps dengan pemain mayoritas anak-anak.
Sebenarnya apa saja yang membuat usaha rental ps2 ini memiliki efek yang jelek pada anak-anak :

1. Merusak Mata dan Menimbulkan Kelelahan

Ukuran televisi untuk bermain yang besar dan jarak bermain yang sangat dekat yaitu kurang lebih satu meter dari depan tv jelas dalam jangka panjang akan merusak mata para pemain menimbulkan rabun jauh. Waktu bermain yang panjang dengan permainan yang seru membuat anak lupa istirahat, lupa makan, lupa mandi, lupa belajar, lupa buat pr, lupa pulang dan lain sebagainya. Hal ini dapat memperbesar resiko terserang berbagai jenis penyakit.

2. Menyita Waktu

Menyewa mesin permainan yang biasanya minimal satu jam membuat banyak waktu tersita yang seharusnya bisa dipakai untuk melakukan aktifitas lain yang lebih berguna. Belum lagi kalau waiting list karena sedang ramai atau hobi nonton teman bermain. Tempat atau ruangan yang dilengkapi oleh pendingin udara atau ac serta lantai yang bersih melengkapi kenyamanan konsumen untuk berlama-lama nongkrong di rental ps.

3. Menimbulkan Kecanduan Main dan Membuat Malas Belajar

Jika pikiran anak dipenuhi oleh permainan yang mengasyikkan maka yang dipikirkannya kebanyakan hanya main game seperti ngadu bola we, balapan, berantem satu lawan satu, adu dance, dan lain sebagainya. Sepulang sekolah langsung nongkrong di tempat rental ps, sore juga, malam juga nongkrong. Hal ini membuat anak kekurangan waktu dan konsentrasi penuh untuk belajar dengan baik.

4. Kurang Kontrol Petugas Rental

Usaha yang berorientasi pada keuntungan semata sangat berbahaya karena anak-anak bisa saja cabut atau bolos sekolah hanya untuk main ps. Yang seharusnya ikut les atau bimbel jadi malah nongkong main ps. Yang belum makan, belum tidur siang, belum mandi, dan lain-lain bisa dengan mudah main ps tanpa larangan petugas. Main berjam-jam pun justru sangat disukai petugas rental. Game yang tidak layak bagi anak-anak (belum cukup umur) pun disuguhkan dengan bebas siap tersedia tanpa memikirkan perkembangan mental anak-anak.

5. Menghabiskan Uang Jajan Hanya Untuk Main PS

Anak yang gemar main ps dengan uang jajan yang pas-pasan akan membuat anak itu bersikap boros dan sulit untuk menabung. Baginya yang penting adalah bersenang-senang. Seharusnya anak-anak jangan banyak melakukan aktifitas transaksi yang harus membayar / bayar tanpa didampingi oleh orangtua.

6. Berpeluang Mengajarkan Judi / Taruhan

Taruhan judi bola dan judi adu bola itu sudah biasa banyak dilakukan oleh orang dewasa. Jangan sampai anak-anak kita gemar bertaruh atas apa yang dilakukannya sendiri maupun dilakukan oleh orang lain. Jika anak sudah senang berjudi, maka ke depannya bisa saja si anak jadi tukang judi yang senang menghamburkan uang dengan harapan menang taruhan.
-----
Dan masih banyak lagi sisi buruk dari usaha rental ps. Diperlukan aturan yang ketat bagi pengusaha rental video game console dan game online agar tidak menimbulkan kerugian pelanggan dan merusak masa depan anak-anak kita. Intinya sistem rental ps yang ada sekarang ini sangat tidak mendidik sehingga perlu aturan main yang menguntungkan semua pihak.

Jumat, 17 Mei 2013

Aman Berinternet bagi Anak-Anak




Percayakah Anda bahwa satu dari lima anak di dunia ini telah mengirim atau menerima gambar yang tidak sepantasnya melalui internet. Tentu Anda tidak ingin anak Anda termasuk dalam statistik ini.
Pastikan anak Anda benar-benar aman dari hal-hal yang tidak semestinya mereka terima ketika bermain internet. Anak-anak jaman sekarang sudah bisa berdialog dengan orang yang sama sekali asing lewat internet. Baik melalui fasilitas chatting atau instant messaging seperti Yahoo Messenger.
Para orang tua yang ingin anaknya dapat berinternet dengan aman dapat mengikuti saran-saran berikut:

  1. Batasi waktu online bagi anak. Internet baru bisa diakses jika anak telah selesai mengerjakan tugas-tugas rumah maupun sekolahnya.
  2. Jangan tempatkan komputer berinternet di kamar anak. Letakkan di ruang publik seperti ruang keluarga agar Anda tetap bisa mengawasinya ketika ia online.
  3. Ingatkan anak Anda untuk tidak memberikan informasi pribadi seperti nama, alamat rumah, nama sekolah atau nomor telepon di chat room atau di bulletin board. Ingatkan pula anak Anda agar jangan mengirimkan fotonya ke teman chattingnya tanpa seijin Anda.
  4. Beritahu si anak agar tidak menulis ke seseorang yang telah membuatnya merasa tidak nyaman atau membuatnya takut.
  5. Beritahu juga agar anak tidak menemui seseorang atau membiarkan orang tersebut mendatanginya tanpa persetujuan Anda.
  6. Jika anak membaca sesuatu di Internet yang membuatnya merasa tidak nyaman, bilang padanya agar segera memberitahukannya pada Anda.
  7. Beri pemahaman pada anak bahwa orang yang online bisa saja bukanlah seperti yang mereka katakan. Seseorang yang berkata bahwa ia adalah seorang anak perempuan berumur 12 tahun bisa jadi adalah lelaki dewasa.
  8. Gunakan software keamanan terutama software keamanan internet bagi anak-anak. Salah satu contohnya adalah http://www.netnanny.com/. Jangan lupa untuk selalu memperbaharuinya secara online.
  9. Jagalah komunikasi dengan anak agar ia bisa leluasa bertanya atau bercerita kepada Anda.
  10. Terakhir, dampingi anak Anda jika sedang online.